KALIANDA - Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (30/9/2021) siang.
LSM yang turut dalam aksi itu, diantaranya Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Laskar Inti Bersatu Antar Suku (LIBAS), Laskar Merah Putih (LMP) dan Gerakan Masyarakat (Geram) Banten.
Dalam selebaran yang dibagikan oleh peserta aksi, gabungan LSM itu menyoroti tentang penggunaan dana corporate social responcibility (CSR) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel.
Disitu disebutkan, penggunaan dana CSR agar memilah mana yang lebih penting dan bermanfaat sehingga tepat sasaran terutama manfaatnya nyata bagi masyarakat.
Sekira pukul 11.25 WIB, Ketua GMBI Lampung Ali Muktamar, mulai menyuarakan tuntutan aksi menggunakan pengeras suara yang ada di mobil komando.
Dalam orasinya, Ali Muktamar menggaris bawahi kebijakan yang diambil oleh Pemkab Lamsel agar berpedoman pada aturan dan ketentuan hukum yang ada.
"Dana CSR itu dari perusahaan, jadi uangnya ngga sembarangan dikelola. Jangan asal bangun," seloroh Ali Muktamar.
Tak lama berorasi, beberapa orang perwakilan LSM kemudian masuk kedalam kantor Bupati dikawal petugas kepolisian untuk bertemu dengan Bupati Lamsel Nanang Ermanto.
Selang 30 menit, perwakilan LSM keluar dari kantor Bupati untuk menemui kembali massa aksi.
"Alhamdulillah tadi diterima pak Bupati, dalam dua tiga hari ini akan mengagendakan audiensi," terang Ali Muktamar kepada peserta aksi.
Di penghujung, ketika ditanya lebih lanjut oleh media terkait respon Bupati dalam pertemuan tadi, Ali Muktamar menjawab, "Alhamdulillah, merespon baik dan akan terbuka terkait pembangunan kepada GMBI, LIBAS, LMP dan Geram Banten."
Terlihat di lokasi, demonstrasi berjalan tertib. Sekitar 235 personel dari Polres Lamsel mengamankan jalannya demonstrasi hingga massa membubarkan diri. (Han)
No comments:
Post a Comment