GUNUNGPUTRI - Sejumlah warga satu persatu mulai meninggalkan tempat tinggalnya di perumahan Nusa Indah 1, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor akibat banjir rutinan setiap tahunnya.

Salah satu warga Rafi mengaku kelelahan sebab setiap curah hujan yang sangat tinggi dirinya bersama anggota keluarganya selalu membersihkan lumpur serta menunggu air surut saat di terjang banjir.

"Saya sudah 15 tahun tinggal disini mas dan kadang dalam setahun warga disini dapat 2 hingga 3 kali di terjang banjir yang sedalam 1 meter," katanya.

Ia pun mengungkapkan satu persatu ada saja warga yang meninggalkan rumah atau menjual rumahnya kepada orang lain, lalu mereka pindah ke daerah yang aman dari bencana banjir.

"Mungkin mereka yang meninggalkan rumahnya di perumahan Nusa Indah ini sudah lelah karena sering di terjang banjir, dan sampai saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor belum mendapatkan solusi mengatasi banjir untuk kita warga Desa Bojong Kulur," ungkapnya.

Namun masih ada juga warga yang memilih bertahan saat wilayahnya sering di terjang banjir dan tidak berupaya untuk meninggalkan rumahnya dengan alasan tertentu.

"Masih ada juga mas yang bertahan disini, karena alasan sudah terbiasa diterjang banjir lalu disini pun strategis lokasinya. Kita dekat dari Bekasi, Depok dan juga Jakarta," jelasnya.

Walau wilayah ini sering di terjang banjir, untuk tipe 54 di perumahan Nusa Indah 1 seharga kisaran Rp 500 juta rupiah dan ada pun yang harganya Rp 300 juta untuk tipe lain.

"Kita berharap semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor segera mengambil tindakan dan mencari solusi adanya banjir ini, jangan untuk melakukan wacana terus," pungkasnya.

Sementara itu, Dantim 1 BPBD Kabupaten Bogor, Arozak mengatakan air mulai meluap sekitar pukul 11.00 WIB Sabtu, 30 Oktober 2021 dari aliran sungai Cileungsi.

"Air mulai surut tadi pagi, dan kemungkinan sementara ini tidak akan terjadi banjir susulan karena di hulu belum terjadi peningkatan debit air. Tapi sementara ini warga untuk terus waspada karena curah hujan sangat tinggi di minggu ini," tandasnya. AGE