CIANJUR - Dua orang pelaku Jambret diamankan Polsek Sukaluyu saat dihakimi massa di Kampung Selajambe Pesantren Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Selasa (30/11/2021) pagi.
Pelaku tersebut mengendarai sepeda motor merampas Hanphone milik pelajar yang dipegang saat berjalan akan pergi sekolah. Korban berteriak jambret dan didengar oleh seorang pengendara motor lainya yang kebetulan berada di belakang korban.
Motor yang dikendarai jambret langsung ditabrak dari belakang dan dua orang jambret pun tersungkur.
Korban, MAM (15) seorang pelajar SMAN 1 Ciranjang kelas 10 mengatakan, kejadiannya berawal saat dua pengendara motor menepi berpura-pura menanyakan alamat.
"Saya lagi jalan dekat jembatan Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, tiba-tiba ada dua orang naik motor pura-pura bertanya alamat," katanya, saat ditemui di Polsek Sukaluyu, Selasa (30/11/2021).
MAM menjelaskan, belum selesai menjawab pertanyaan, penumpang yang berada di belakang merebut handphone miliknya.
"Seketika juga saya berteriak sambil mengejar dua jambret yang mulai ngegas motornya," ujarnya.
Warga dan pengendara yang tak jauh dari lokasi berusaha menolong MAM. Motor jambretpun ditabrak pengendara lain yang berada di belakang.
"Dua jambret tersungkur dan langsung dikepung warga," kata MAM.
Berkat kesigapan warga sekitar, dua jambret yang hendak kabur pun akhirnya berhasil ditangkap. Warga lalu menelepon pihak kepolisian Sukaluyu.
Kapolsek Sukaluyu, AKP Yayan Suharyana membenarkan adanya aksi Pencurian dengan Kekerasan dan berhasil diamankan.
"Kedua pelaku berinisial DA (33) dan OB (37). Dari pelaku kami mengamankan Kendaraan yang digunakan pelaku, satu buah Hanphone rampasan dan golok,"tuturnya.
Yayan menjelaskan, saksi dan korban sudah dimintai keterangan. Sedangkan pelaku sedang proses penyelidikan. "Pelaku kami dijerat dengan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan,"pungkasnya. NDI
No comments:
Post a Comment