LEUWILIANG - Melihat banyaknya rumah rumah warga tidak layak huni, Karang Taruna (Katar) Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang menggandeng pengusaha lokal untuk mengumpulkan donasi yang dikhususkan bagi pembangunan rumah warga yang tidak layak huni.
Ketua Katar Desa Barengkok, Firman Ardiansyah mengatakan, rumah yang berlokasi di Kampung Bantar Endah itu dalam kondisi memprihatinkan. "Selain sempit, tempat mereka tidur juga digabung dengan dapur. Belum lagi kerusakan di beberapa bagian," ungkapnya, Senin (01/11/2021).
Apalagi memasuki musim hujan saat ini, kata Firman, keluarga tersebut harus bertahan dalam rasa khawatir rumahnya yang dapat ambruk sewaktu-waktu. Selain atapnya yang sudah kehilangan genteng di beberapa bagian, rumah tersebut juga tanpa plafon.
Belum lagi lubang pintu yang sudah tidak berfungsi hanya ditutup menggunakan material papan dan seng. Alas rumah pun belum keramik, masih plesteran ala kadarnya.
Itulah yang mendasari Karang Taruna Desa Barengkok mengumpulkan bantuan dari para pengusaha lokal desa untuk membantu merenovasi rumah milik Bapak Juhri tersebut. "Seperti kayu dan pasir kami kumpulkan untuk renovasi dibantu warga setempat, hanya untuk hebel belum ada, masih kurang bantuan," bebernya.
Menurut Firman, tidak perlu menunggu bantuan dari pemerintah untuk membantu antar sesama. Sehingga kita harus saling membantu terhadap orang di sekeliling kita. "Kerja gotong royong juga kepedulian warga cukup untuk membantu seperti yang dialami keluarga bapak Jubri," tandasnya. FIR
No comments:
Post a Comment