PAMIJAHAN - Sukses di luar kota, Pendiri Yayasan Perguruan Birrul Walidain Kemang, pulang kampung, dan membangun masjid serta sarana pendidikan di Desa Gunung Bunder II, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

"Jadi kami dari yayasan membuka cabang dan nantinya ada majlis taklim, playgroup, TK dan SD. Karena anak sudah mulai ramai dan membangun fasilitas lain juga," ungkap Ketua Yayasan Perguruan Birrul Walidain Memed Jalaludin, Kamis (31/3/2022).

Ia menjelaskan, memang tidak semua orang memikirkan kampung halaman, dan seharusnya dipikirkan, serta kehadiran disini mencoba untuk menginisiasi. "Kalau saya tidak seperti itu, karena disini banyak keluarga dan guru itu yang membimbing sejak dulu, minimal bisa memberikan kontribusi," jelasnya.

Selain itu ia mengaku, alasan memilih pembangunan pendidikan yang pertama wilayah Pamijahan sudah termasuk area wisata tidak terhambat siapapun boleh masuk, sementara bobar terkenal dengan fanatis keagamannya. "Kalau tidak diarahkan sejak awal tentunya masyarakat ini akan terpinggirkan, dan saya warga asli disini puny peran dan bisa menjadi contoh warga dari luar," harapnya.

Sementara Tokoh masyarakat Gunung Bunder II, Juanda menuturkan pemilik Birrul Walidarin asli dari Gunung Bunder kembali ke kampung halaman membawa kekayaan ilmu pendidikan dan ingin membangun kampung halaman. "Beliau datang kesini membawa ilmu yang didapat dan kami mendukung sekali, karena aset pendidikan bisa dikembangkan di Pamijahan," tuturnya.

Mudah-mudahan kedepan menjadi maju dan berkembang dengan kehadiran birrul walidain di pamijahan. "Masyakat disini sangat terdampak dan terbantu terhadap kehadiran pendidikan yang bakal dibangunkan oleh yayasan birrul walidain," pungkasnya. FIR