CITEUREUP - Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor mengajukan permohonan pembangunan gedung sekolah baru pasca wilayah tersebut tidak masuk dalam sistem zonasi saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.
Kepala Seksi Pendidikan Kecamatan Citeureup, Untung mengatakan, usulan rencana pembangunan sekolah yakni SMP Negeri 4 Citeureup menjadi prioritas pihaknya untuk mendorong pendidikan yang merata.
"Desa Leuwinutug ini setiap tahun tidak masuk sistem zonasi saat PPDB berlangsung karena jaraknya pun sangat jauh dari SMPN 3 Citeureup apalagi jarak dari SMPN 1 dan 2 Citeureup," katanya kepada PAKAR, Senin (30/5/2022).
"Karena jika dibangun SMPN 4 Citeureup ini dapat memudahkan masyarakat Leuwinutug untuk mendaftarkan anaknya masuk sekolah ke dalam negeri", tambah Untung.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sanja, Faisal mengaku usulan tersebut datang dari masyarakat sekitar yang mengeluhkan tidak meratanya jatah pendidikan yang diterima.
"Sudah kita usulkan ke Dinas Pendidikan dan lokasi tanahnya itu sudah ada tetapi harus beli lahan tersebut sedangkan Disdik meminta ke kami untuk pengadaan lahan harus Fasos Fasum atau sudah menjadi aset Pemkab," ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Sanja saat ini sedang mencari titik lokasi lahan untuk rencana pembangunan SMPN 4 Citeureup tersebut.
"Kita dikasih waktu seminggu oleh Disdik untuk mencari titik lahan untuk pembangunan sekolah tersebut, tapi sampai saat ini kita belum menemukan namun kita sudah melayangkan surat ke salah satu pengembang untuk meminta Fasos Fasum," pungkasnya. =AGE
No comments:
Post a Comment