BOGOR – Mendekati pesta demokrasi salah satunya Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyarankan agar wakilnya Dedie A Rachim untuk segera memilih partai tempatnya
bernaung, untuk mengikuti kontestasi di tahun 2024 mendatang.
Diketahui saat ini banyak partai yang sudah menawarkan kepada Dedie, akan tetapi dalam hati kecil Bima Arya diharapkan Dedie memilih partai yang sesuai dengan harapannya.
Bima menuturkan, Dedie memang belum berpartai. Apakah akan diraih oleh Partai Amanat Nasional (PAN)?, dilihat saja nanti. Tapi dalam hati pak wakil sudah ada warnanya dan di kantongnya juga sudah ada partainya
apa.
"Menurut saya pak wakil akan memutuskan pada saat yang tepat dan di waktu yang tepat. Begitu saja sih. Jadi namanya pilihan politik tidak bisa dipaksakan. Saya kira apapun pilihan pak wakil kita harus apresiasi dan hargai itu," tegas Bima kepada wartawan.
Bima memaparkan, yang penting adalah kedepannya dirinya mendoakan agar
wakilnya bisa terus berikhtiar untuk terus melakukan yang terbaik bagi warga Kota Bogor. Terkait tadi warna dasinya merah silahkan tanya ke pak wakil langsung.
"Ya, tadi di acara paripurna warna dasi pak Dedie merah. Untuk pilihan tanyakan saja langsung. Apakah pilihan itu soal dasi apakah
tanda-tanda partai silahkan. Saya membebaskan, tapi tentu dalam hati
kecil saya ada harapan dan keinginan pak wakil memilih partai yang sesuai dengan harapan saya," jelasnya.
"Tetapi silahkan pak wakil memilih. Pastinya pak wakil sudah punya perhitungan," sambung Bima.
Saat dikonfirmasi, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, jika di suatu saat memang harus memilih partai. Tetapi belum saatnya sekarang.
"Jadi saya masih ingin masuk kesemua unsur partai, karena semua unsur partai adalah sahabat-sahabat saya. Untuk saya, tentu saya belum menentukan. Tapi suatu saat saya akan menentukan. Semua partai itu kan
bagus. Tinggal bagaimana kiprah dan visi misi partai tersebut," tutur mantan pejabat KPK RI ini.
Dedie belum menentukan pilihan karena dirinya mengaku masih ingin masuk dan berkomunikasi dengan semua unsur partai, karena semua unsur partai adalah sahabat-sahabatnya.
"Untuk saat ini saya belum menentukan, tapi nanti suatu saat saya akan menentukan, nanti tunggu saja," kata Dedie.
Dijelaskan Dedie A Rachim, memang semua partai itu bagus kesemuanya. Akan tetapi, untuk menentukan pilihan berlabuh di partai mana, dirinya akan melihat bagaimana kiprah dan visi misi dari partai tersebut.
"Semua partai tentu memiliki tujuan yang sama, membangun masyarakat Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera," tekan Dedie.
"Tinggal nanti suatu saat hasil dari berbagai kontemplasi dari istikharah serta hasil dari masukan dan pendapat, tentu akan jadi
pertimbangan saya untuk memilih salah satu, suatu saat nanti," sambungnya.
Disinggung apakah sudah ada partai politik yang menawarinya bergabung, Dedie A Rachim mengaku sudah banyak yang menawarinya. Akan tetapi, dirinya enggan menyebutkan nama-nama partai tersebut.
"Banyak, tidak perlu disebut satu-satu, pokoknya ada beberapa yang minta dan mereka paham," tandasnya.=ROY
No comments:
Post a Comment