CIAWI - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik, para sopir angkutan umum jurusan Cibedug - Sukasari mengeluh. Kenaikan BBM itu sangat dirasakan Dudung sopir angkutan umum saat disambangi oleh pihak kepolisian sektor (Polsek) Ciawi yang mendatangi tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ciawi, Kabupaten Bogor.
"Cukup disayangkan pemerintah tidak bisa merasakan supir angkot seperti saya ini, jangankan buat dibawa ke rumah mikirin setoran aja udah pusing, sekarang susah mencari penumpang ditambah jalanan yang suka macet," ungkap Dudung.
Sementara itu, Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat mengatakan, dengan kenaikan harga BBM pihaknya mengawasi lima titik SPBU untuk menjaga kondusifitas di SPBU.
"Ada sekitar lima pom bensin yang tersebar di wilayah Kecamatan Ciawi kenaikan ini sudah menjadi kebijakan dari pemerintah kami dari pihak kepolisian bertujuan untuk mengantisipasi dari panic buying ini agar kedepannya bisa tetap kondusif sesuai perintah dari pimpinan," ujarnya.
Ia juga mengatakan, saat ini pihaknya menurunkan beberapa anggota untuk menjaga disetiap pom bensin agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
"Saya perintahkan kepada anggota untuk bisa melakukan pengamanan juga pendekatan kepada masyarakat dan para tokoh agar bisa menyikapi kenaikan BBM ini dengan bijak karena keputusan pemerintah ini sudah dengan berbagai pertimbangan," tutupnya. FIR
No comments:
Post a Comment