PAMIJAHAN - Bupati Bogor Ade Yasin menghadiri peletakan batu pertama pembangunan masjid dan Pondok Pesantren (Pontren) Ar-Raudhoh Cabang Pamijahan di Desa Gunung Bunder 1, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Ade Yasin didampingi ustad kondang Yusuf Mansur, Kapolres, Dandim 0621, para habaib dan kyai serta tokoh masyarakat setempat, Minggu (31/10/2021).
Pembangunan masjid dan Ponpes Ar-Raudhoh dilakukan Anakmuda Bangun Masjid (ABM), sebuah gerakan gotong royong dari para anak muda untuk membangun, mengembangkan dan mensejahterakan masjid.
Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan, bahwa pembangunan Pondok Pesantren Ar-Raudhoh adalah cita-cita mulia agar pendidikan ilmu agama bisa terarah sejalan dengan cita-cita Kabupaten Bogor, salah satunya terwujudnya Kabupaten Bogor berkeadaban, Karsa Bogor Cerdas serta ingin meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Bogor.
"Tentunya kami sangat mendukung dan mendorong keinginan para leluhur ulama dan habaib untuk mendirikan pondok pesantren di Kabupaten Bogor. Bahwa dari sini lah barangkali jadi pusat dan tempat yang aman untuk mengembangkan dakwah ajaran-ajaran agama Islam," terang Ade Yasin.
Ade Yasin menambahkan bahwa, pondok pesantren tersebut jadi tempat mencari ilmu, tempat anak-anak untuk menentukan bagaimana masa depannya, itu ada di pondok pesantren. Pada prinsipnya Pemkab Bogor juga sangat mendukung kemajuan pondok pesantren, madrasah, juga mendukung para gurunya dengan memberikan insentif-insentif.
"Jika ada yang ingin mendapatkan bantuan dalam hal perizinan, akta legalitas, dan lain-lain. Kami sudah anggarkan untuk membantu legalitas pondok-pondok pesantren yang didirikan di Kabupaten Bogor. Ini kami lakukan agar para kyai tidak kesulitan dalam mendapatkan izin," tegas Bupati Bogor.
Lanjut Ade Yasin mengungkapkan, kehadiran pondok pesantren juga diharapkan mampu mencegah masuknya ajaran maupun aliran sesat masuk ke Kabupaten Bogor, seperti adanya nabi palsu, malaikat palsu, ada dua bunda maria, semuanya dapat merusak generasi dan moral bangsa.
"Didirikan pesantren di sini adalah sangat tepat. Kita dukung pesantren di sini dan mudah-mudahan bisa cepat selesai. Kepada para donatur juga jangan lupa untuk memberikan sedikit dari banyak yang dipunyai untuk ingat kepada pondok-pondok pesantren, karena pondok pesantren tidak harus kita mencari kemana-mana, tapi kita yang mencari pondok pesantren yang butuh bantuan," tandasnya.
Sementara itu, Wakil ketua ABM Rudiana Priyatna mengatakan, ABM ini salah satu sayap juang dari Abuya Al Habib Mahdi Bin Hamzah Assegaf untuk mendorong pemuda dan pemudi agar memiliki jiwa yang peduli terhadap masjid dan pondok pesantren.
"Kita ingin melakukan percepatan melanjutkan visi dari habib Mahdi sendiri yaitu 30 pondok pesantren yang dimana di dalamnya terdapat masjid, untuk Wilayah se-kota atau Sekabupaten Bogor," ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan Ini yang pertama di bangun oleh ABM, planning yang kedua kita akan bangun di Parung panjang. Tentunya masjid ini salah satu icon umat muslim. "Tentunya masjid salah satu pusat ekonomi umat dan pengembangan dakwah, itu semua berawal dari masjid, sebagai icon wibawa umat," imbuhnya.
Ia pun melihat kondisi masyarakat yang berkeinginan untuk bangun masjid sehingga harus meminta di pinggir jalan, sehingga ia dan rekan-rekannya memiliki gagasan untuk menerapkan era digitalisasi, sehingga dengan mengunjungi website http://www.anakmudabangunmasjid.org masyarakat sudah bisa berdonasi dengan mudah.
"Tentunya kami selalu anak-anak muda sangat prihatin ketika melihat orang-orang ingin bangun masjid selalu meminta-minta di pinggir jalan, mungkin secara Izzah umat kurang representatif yang kami lihat, sehingga kami Ingin mengajak yang sering berdomisili di jalan untuk berdonasi dengan cara digital," bebernya.
Tentunya dirinya mengajak seluruh pemuda agar ikut serta dalam kemajuan teknologi dan terhindar dari kriminalitas. "Sehingga kami harapkan hadirnya ABM menjadi wadah anak-anak muda yang memiliki jiwa-jiwa yang muda, produktif dan positif. Akhirnya terbangun lah pemuda bangun masjid dengan harapan bukan hanya di Bogor akan tetapi seluruh Indonesia. Agar terbangun masjid-masjid yang megah bahkan termegah," pungkasnya. FIR
No comments:
Post a Comment