CITEUREUP - Praktek penjualan obat-obatan berbahaya type G, berkedok toko kosmetik di sepanjang jalan Pahlawan, Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, dijual bebas.
Salah seorang penjaga toko, Andri mengakui dirinya hanya sebagai penjaga, dan toko itu milik bosnya. Jenis obat terlarang tanpa memiliki resep dokter dengan bermacam merek jenis obat telah dijualnya.
"Iyah banyak merk obat saya jual disini dari x-trimer, tramadol ada di sini. Banyak kok yang beli, mulai remaja hingga dewasa," ujar dia kepada wartawan, Minggu (29/5/2022).
Ia menjelaskan, bukan hanya dirinya yang menjual obat terlarang itu, melainkan sepanjang jalan pahlawan di Citeureup ada juga yang menjualnya.
"Banyak kok yang jualan obat ini di Citeureup. Dan kalau tidak salah di Bogor juga ada," bebernya.
Nama samaran, Yoga (17 ) mengakui dirinya sering membeli obat tramadol dan x-trimer untuk menambah kepercayaan diri saat dirinya mengamen di jalanan.
"Kalo lagi ngamen di jalan saya percaya diri, apalagi gak kenal lelah kalo kita neken obat tramadol, bawaannya asyik," ucapnya.
Pemuda yang bergaya anak punk ini menambahkan, bukan hanya dirinya saja, banyak anak seusia dirinya yang mengonsumsi obat tersebut.
"Kita percaya diri usai meminum obat ini, untuk mengamen. Kalau gak minum sehari saja, sedikit pusing kepala," pungkasnya. ALI
No comments:
Post a Comment