BOGOR - Yayasan Bumi Selaras Sejahtera melakukan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan agar bersih, sekaligus menyerahkan bantuan berupa tempat penyimpanan sampah modern bertuliskan POS PANDAI di lingkungan sekolah, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Kegiatan yang dihadiri aparatur wilayah setempat, dan juga para ketua RT, RW dan kepala sekolah ini diikuti puluhan siswa dari SD Negeri Rangga Mekar dan SMP PGRI 11 Bogor. Para peserta yang hadir diberi pendidikan tentang bagaimana pemilahan sampah non organik seperti, sampah plastik, beling dan juga sampah berjenis kertas yang kemudian dimasukkan kedalam drop box atau stasiun sampah bertuliskan POS PANDAI.
Ketua Yayasan Bumi Selaras Sejahtera, Muhamad Sulton Abdul Aziz menjelaskan, pos pandai merupakan salah satu program tentang bagaimana masyarakat itu sadar akan peduli terhadap lingkungan, dengan cara memilah sampah-sampah yang selama ini selalu dianggap menjadi permasalahan di kehidupan sehari-hari.
"Seperti kita ketahui, di kehidupan nyata banyak masyarakat membuang sampah sembarangan yang menyebabkan lingkungan menjadi kotor, bau dan bahkan menjadi salah satu penyebab banjir atau bencana alam lainnya. Nah, di sini kita hadir untuk mengedukasi yang tadinya sampah tersebut dibuang, kita ganti menjadi disimpan di tempat yang sudah kita rancang dengan berbagai nama di setiap kotaknya," kata Sulton kepada wartawan, Rabu (2/11).
Sulton menjelaskan, Pos Pandai sendiri memiliki arti atau singkatan yaitu, Pusat, Olah Sampah, Pilih, Ambil, Nabung, Daur Ulang, Alat dan Inovasi. Program ini pun, lanjut dia, sudah ada sejak 2016 lalu, hanya saja dalam perjalanannya butuh proses sehingga di 2022 mulai digalakkan kembali dan respon masyarakat sangat baik, bahkan sudah bergerak di beberapa wilayah, salah satunya di perumahan yang ada di Rangga Mekar dan hari ini ke lingkungan sekolah.
"Sesuai namanya, Pos Pandai ini mengajarkan kita untuk mengubah perilaku yang tadinya membuang menjadi menyimpan sampah ke tempat yang lebih higienis, bersih dan enak dipandang. Sarana (unit) yang kita berikan sudah dilengkapi nama yang disesuaikan jenisnya, yaitu sampah plastik, kertas dan logam beling, sehingga anak-anak bisa menyimpan sampah sesuai dengan namanya," jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan Sulton, program Pos Pandai ini pun didukung Bank Negeri Indonesia (BNI) dalam pengadaan unitnya, dan bantuan unit tersebut diserahkan kepada masyarakat, pihak kelurahan dan juga lingkungan sekolah yaitu SDN Rangga Mekar dan SMP PGRI 11 Bogor.
"Kami berharap kegiatan ini bukan hanya seremonial saja, tetapi harus betul-betul diterapkan oleh sekolah, masyarakat dan juga aparatur kelurahan. Karena dengan kita menyimpan sampah dengan baik, maka alam kita, lingkungan kita akan bersih dan dapat meminimalisir bencana," ucapnya.
Di tempat yang sama, Camat Bogor Selatan melalui Kasi Trantib Kecamatan, Surya Darma mengatakan, bahwa program ini sangat bagus dan perlu didukung bersama-sama. Sebab, mengatasi sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi tanggung jawab bersama.
"Program ini luar biasa, jadi kami dari Pemerintah Kota Bogor sangat mengapresiasi program Pos Pandai ini, apalagi beberapa waktu lalu Kota Bogor dilanda bencana dan salah satu penyebabnya ialah sampah. Untuk itu kami sangat mendukung dan ini harus ditularkan kepada masyarakat sejak dini," katanya.
Ia juga berharap, bukan hanya di Rangga Mekar saja tetapi program ini minimal bisa menyeluruh ke 16 Kelurahan yang ada di Kecamatan Bogor Selatan, agar nantinya Bogor Selatan bisa menjadi percontohan untuk wilayah-wilayah lain.
"Kami siap berkolaborasi dengan Yayasan Bumi Selaras Sejahtera. Ini program bagus dan harus didukung oleh kita semua. Mudah-mudahan kelurahan lain bisa diterapkan, karena kita juga menginginkan masyarakat Bogor Selatan dapat menyadari pentingnya menjaga lingkungan, agar kembali bersih dan nyaman," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Rangga Mekar, Ichwan Muchayat menyambut baik program Pos Pandai ini. Ia berharap program yang sudah dirancang dan tersebar di beberapa wilayah kerjanya itu dapat menyeluruh.
"Ini sangat penting untuk kita semua. Karena dengan melakukan pemilahan sampah, bukan hanya lingkungan saja yang bersih, tetapi dapat mencegah bencana alam yang terjadi belakangan ini," ujarnya.
Kepala SDN Rangga Mekar, Emi Sulistiyani menyampaikan terima kasihnya kepada Yayasan Bumi Selaras Sejahtera yang sudah memberikan edukasi kepada siswa-siswinya, sekaligus memberikan bantuan untuk sekolahnya.
"Sebetulnya kita sudah menerapkan menjaga lingkungan sekolah agar bersih (bebas dari sampah) dengan cara membawa makanan dari rumah. Dan kali ini kami mendapat ilmu pengetahuan dari Yayasan Bumi Selaras Sejahtera, sehingga anak-anak kami dapat memahami jenis sampah mana saja untuk disimpan di tempat penyimpanan yang diberikan oleh Yayasan tersebut," katanya. RIF
No comments:
Post a Comment